Catatan Terbaru :
Showing posts with label Tafakkur. Show all posts
Showing posts with label Tafakkur. Show all posts

Mengenal Kekuasaan Allah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata / berdo'a:

"Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar seruan yang menyeru kepada iman, yaitu : 

"Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", maka kamipun beriman. 

Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji."

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya dengan berfirman:

"Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, karena sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik"




Bagaimana Allah Mengurus Makhluk Nya

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Didalam salah satu surah didalam Al Quran Al karim Dikatakan bahwasanya : "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi ......" 

Dalam Ayat yang lain dijelaskan lagi : "Allah, tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya"

Tidaklah mudah bagi seseorang yang beriman untuk kemudian percaya akan adanya Tuhan yang berhak disembah, yang memiliki kekuasaan dilangit dan dibumi, Raja Segala Raja , Pemilik Kebesaran dan Kemulyaan dengan berbagai macam Nama yang baik yang didalam nama Nya terdapat berbagai macam kekuasaan dan tidak terbatas.

Allah Subhanahu Wata'ala 

Mengenal dan atau mengetahui Tuhan yang berhak disembah yakni Allah Subhanahu Wata'ala bisa dengan berbagai cara dan atau jalan tergantung dari mereka / manusia / hamba Nya dengan tentunya mendapatkan Izin dan Ridha dari Nya. 

Mungkin hal ini tidak menjadi masalah bagi mereka yang telah dan pernah atau sudah mengenal serta mengetahui akan segala kekuasaan Sang Pencipta, namun tidaklah demikian halnya dengan mereka yang belum atau tidak pernah sama sekali mengenal siapa Rabb yang pantas untuk disembah. 

Diperlukan adanya bukti yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan kemudian serta jauh dari campur tangan / godaan syeithan.

Sesuatu Dalam Diri Kita

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Gerak , ucapan , perbuatan , dan berbagai macam hal lainnya yang biasa kita lakukan mungkin bisa dibedakan menjadi tiga kelompok / kategori yakni gerak dengan sadar atau tanpa kita sadari dan diluar dari hal itu.

Dengan sadar artinya kita melakukan suatu tindakan dan atau perbuatan dengan mempergunakan alat indera yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wata'ala kepada makhluk Nya. seperti mata atau telinga dengan kemudian dirangsang oleh otak dan dipertimbangkan dengan hati, jadilah kemudian suatu tindakan / perbuatan baik berupa ucapan maupun gerak fisik.

Dengan Tanpa Kita Sadari artinya kita melakukan sesuatu dengan tanpa adanya sesuatu , tanpa direkayasa , oleh karena indera yang terangsang baik itu mata ataupun telinga, namun karena ada suatu sebab yang datang secara tiba - tiba dan sebagai hasilnya adalah adanya suatu gerak / tindakan refleks baik berupa ucapan maupun gerak fisik. 

Dan yang ketiga adalah sesuatu yang diluar daripada itu, dimana mata , telinga , dan anggota badan yang lain seolah tidak dipergunakan layaknya orang yang mati suri namun tetap masih bergerak. 

Perbuatan , gerak , ucapan dan atau tindakan dari kategori yang ketiga ini bisa dibagi lagi kemudian menjadi beberapa bagian : 
1. Karena Perbuatan Orang Lain 
2. Karena Pengaruh Orang Lain 
3. Karena Sesuatu yang lain diluar dari keduanya.

Karena Perbuatan Orang lain adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang oleh karena hasil dari perbuatan orang lain terhadap tubuh kita. (xxx)

Karena Pengaruh Orang Lain adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh seseorang oleh karena hasil dari pengaruh ucapan orang lain terhadap diri kita.

Karena sesuatu yang lain adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh sesuatu yang lain terhadap diri kita.

Kalau kurang jelas semoga ada catatan selanjutnya yang lebih memperjelas catatan ini, sementara masih cari referensi atau perbandingan dari artikel yang lain yang mungkin seseorang telah sudah mengalaminya.

Wallahu A'lam

Ingin Tahu Lebih Banyak

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Rasa Penasaran atau ingin tahu lebih tentang sesuatu adalah merupakan satu sisi dalam diri manusia yang pastinya dimiliki oleh seseorang, baik itu tentang sesuatu yang baru , lama ataupun sesuatu yang lama kemudian diperbarui / ada yang lebih menarik dari sesuatu yang lama tersebut.

Katakanlah ketika kita berbicara tentang hantu / ghost / pocong / kuntilanak / sundel bolong dan lain - lain bagi mereka yang tidak atau belum pernah melihat atau menyaksikan sendiri mungkin hal tersebut adalah merupakan cerita karangan / khayalan / imaginasi dan sebagainya , namun tidaklah demikian halnya bagi mereka yang telah atau sudah pernah melihat sesuatu yang demikian atau paling tidak mirip dengan sesuatu itu dalam bentuk yang lain. 

Pun demikian ketika kita berbicara tentang telepati , membaca pikiran , menanamkan suatu sugesti kepada orang lain, jarak dekat ataupun jarak jauh adalah sesuatu yang diluar nalar atau sesuatu yang tidak mungkin. karena mereka belum pernah mengalami , merasakan , dan atau melihat. 

Hal tersebut diatas dan berbagai hal misterius lainnya mungkin tidak menjadi persoalan bagi sebagian orang , pun hal tersebut bisa jadi adalah sebuah rekayasa yang dibenarkan bagi para pecinta khayalan , namun hal tersebut akan menjadi sesuatu yang membuat semakin dalam rasa penasaran bagi seseorang yang pernah mengalami atau merasakannya. 

Bagaimana bisa ....? dan bagaimana teorinya ? bagaimana caranya ? apa penyebabnya ? apa yang melatar belakanginya ? bagaimana kejadiannya ? dan berbagai macam pertanyaan yang mungkin muncul dibenak mereka yang pernah mengalaminya .

I want to know more ....................

Telepathy (kemampuan bertukar informasi)

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

( California - Indonesia ) Telepati adalah sebuah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggunakan indera. Dalam film-film populer, telepati digambarkan begitu fantastis dimana antara dua orang mampu saling bercakap-cakap,  bertukar pikiran, berkomunikasi,  tanpa perlu berbicara. Namun, tentu saja telepati tidak sespektakuler yang digambarkan dalam film populer. Kebanyakan informasi yang disampaikan dalam telepati hanyalah sebuah gambaran-gambaran atau pesan - pesan singkat.

Telepati dipercaya melibatkan fisiologis tubuh dengan tidak semata-mata hanya pikiran yang bekerja. Penelitian menunjukkan bahwa ketika seseorang menyampaikan sebuah informasi telepatik kepada orang lain, terjadi perubahan fisiologis dalam diri pengirim. Pada saat seorang pengirim pesan diminta berkonsentrasi memikirkan penerima pesan, respon kulit galvanik atau GSR, yang merupakan detektor alamiah terhadap stres psikologis dalam diri seseorang, meningkat. Pada saat relaks, GSR-nya kembali menurun.

Penelitian di laboratorium tersebut juga menunjukkan bahwa pada saat pengirim pesan berkonsentrasi pada penerima pesan, dimana terjadi peningkatan GSR, penerima pesan juga mengalami kenaikan GSR. Saat pengirim pesan dalam kondisi relaks, secara otomatis, GSR penerima pesan juga ikut menurun. Padahal, penerima pesan tidak tahu apakah pengirim pesan sedang berkonsentrasi atau sedang relaks.

Jadi, secara fisiologis, penerima pesan merespon perubahan fisiologis pengirim pesan. Dalam bidang parapsikologi, telepati dianggap sebagai suatu bentuk indera keenam di mana informasi dihubungkan melalui kemampuan psi. Hal ini sering dikategorikan sama dengan prekognisi dan kewaskitaan. Berbagai percobaan telah digunakan untuk menguji kemampuan telepati. Di antara yang paling terkenal adalah penggunaan kartu Zener dan metode Ganzfeld

Damai dan Tenang

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dalam beberapa hubungan, damai dapat menunjuk secara umum ke keadaan tenang - ketiadaan gangguan atau godaan.

Bagi orang yang sering bepergian ke daerah terpencil seringkali memperhatikan perbedaan antara tingkat kebisingan antara kota dan desa; oleh karena itu muncul istilah 'damai dan tenang'.

Damai dalam diri

Satu arti dari damai menunjuk ke damai dalam diri; sebuah keadaan pikiran, badan, dan jiwa, yang dikatakan terjadi di dalam diri kita. Orang yang melakukan eksperimen dengan damai dalam diri mengatakan bahwa rasa ini tidak tergantung oleh waktu, orang, atau tempat, menekankan bahwa setiap individu dapat mengalami ketenangan dalam diri di dalam suatu peperangan.
Apakah kekerasan diperlukan ?

Ada banyak pandangan yang menganggap apakah kekerasan dan perang dibutuhkan. Pengikut Jainisme, berusaha untuk tidak melakukan penderitaan bahkan kepada hewan dan pasifis seperti Anarkis Kristen melihat segala kekerasan sebagai penahanan-diri. Kelompok lainnya memiliki pendirian mereka sendiri yang bermacam-macam.

Penghargaan Nobel Perdamaian dianugerahkan setiap tahun untuk tokoh terkemuka, umumnya pencipta perdamaian dan visioner yang telah mengatasi lingkaran setan kekerasan, konflik, atau penindasan melalui kepemimpinan moralnya, namun yang menimbulkan kontroversi, banyak mantan penghasut perang yang dipercaya membawa dunia mendekati akhir keadaan tersebut melalui pemberian istimewa dalam mencoba mencapai perdamaian.

Perdamaian Dunia Tujuan Kitab Ini

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Konsep damai membawa konotasi yang positif; hampir tidak ada orang yang menentang perdamaian; Perdamaian dunia merupakan tujuan utama dari kemanusiaan. Beberapa kelompok, berpandangan berbeda tentang apakah damai itu, bagaimana mencapai kedamaian, dan apakah perdamaian benar-benar mungkin terjadi.

Damai memiliki banyak arti : arti kedamaian berubah sesuai dengan hubungannya dengan kalimat. Perdamaian dapat menunjuk ke persetujuan mengakhiri sebuah perang, atau ketiadaan perang, atau ke sebuah periode di mana sebuah angkatan bersenjata tidak memerangi musuh. Damai dapat juga berarti sebuah keadaan tenang, seperti yang umum di tempat-tempat yang terpencil, mengijinkan untuk tidur atau meditasi. 

Damai dapat juga menggambarkan keadaan emosi dalam diri dan akhirnya damai juga dapat berarti kombinasi dari definisi-definisi di atas. Konsepsi damai setiap orang berbeda sesuai dengan budaya dan lingkungan. Orang dengan budaya berbeda kadang-kadang tidak setuju dengan arti dari kata tersebut, dan juga orang dalam suatu budaya tertentu.

Citra Islam Jadi Buruk

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Para aktivis  Nahdlatul Ulama memprotes sejumlah tayangan televisi yang mendiskreditkan paham keislaman Ahlu Sunnah Wal Jama’ah (Aswaja) yang marak belakangan ini. Sejumlah stasiun tv swasta, seperti Trans 7, misalnya menayangkan acara rutin bertajuk Khazanah yang berisi diskusi keagamaan. Namun materi tayangan tersebut cenderung mendiskreditkan amalan Aswaja Nahdliyin, seperti Shalawat Nariyah yang disebut sebagai shalawat sesat dan amalan lain yang dinilai bid’ah dan musyrik.

Khazanah adalah salah satu program tayangan berkonten Islami yang hadir setiap hari senin sampai jum’at jam 5.30 WIB di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia, Trans 7. “Sekilas tayangan ini menarik karena berkonten Islami. Akan tetapi konten tayangan seperti itu memang tidak digarap dengan serius. Ada sedikit yang aneh dan bisa dibilang “lucu” bila kita cermati dan hal ini merupakan pembodohan bagi orang yang menontonnya,” ujar K.H Agus Sanyoto, seperti diulas Sarkub.com.

Ia mencontohkan, tayangan Khazanah pada Jumat (12/4) lalu, di mana  penyiar wanita yang membaca ilustrasi dalam tayangan KHAZANAH itu menjelaskan tentang macam-macam sholawat yang diamalkan oleh umat Islam. “Sang penyiar mengatakan bahwa beragam shalawat itu sejatinya merupakan bid’ah yang diliputi khurafat dan takhayul yang sesat karena tidak sesuai tuntunan Rasulullah Saw,” paparnya.

Sang penyiar, juga  mengucapkan kalimah Shalallahu ‘alaihi wassalam dengan makraj dan tajwid yang tak fasih.  “Ia tak mampu baca sholawat, tapi mendalilkan bahwa sholawat yang dibaca dalam khasidah-khasidah apalagi dengan iringan rebana dan goyangan badan orang-orang yang bersholawat, adalah bid’ah dlolalah yang potensial musyrik, menurutnya,” paparnya.

Karenanya, menurut Agus, pihaknya menyerukan kepada umat Islam khususnya kepada kalangan Ahlussunnah wal-Jama’ah an-Nadhliyyah agar serentak tidak lagi menonton tayangan KHAZANAH di stasiun TRANS 7 karena televisi itu sudah menjadi alat Wahabi untuk mendakwahkan agamanya.

“Umat Islam perlu mewaspadai nilai-nilai keislaman termasuk pemutarbalikan sejarah Islam yang ditayangkan di stasiun televisi. Karena, kebenaran nilai-nilai keislaman yang ditayangkan di dalamnya tidak sesuai dengan sejarah Islam yang sebenarnya,” tandasnya.

Selain program Khazanah, sejumlah sinetron juga dinilai mendiskreditkan umat islam, seperti Ustadz Photocopy, Islam KTP dan sinetron tentang Haji Muhidin.

“Setelah Islam KTP yang menggambarkan si Madit sebagai haji yang kikir dan  suka menghina, citra Islam menjadi buruk. Kini ada sinetron SARA tentang Haji Muhidin yang akhlaknya tidak terpuji. Seolah-olah Islam mengajarkan begitu. Apa manfaat sinetron Ustadz Fotocopy? Saya lihat aneh, itu bukan karakteristik ustadz. Ustadz/guru agama tidak untuk becandaan,” tandas Eka Fitria Iskandar, Ketua Bidang Kajian Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Puteri (Kopri), Senin (15/4).

Ia juga mempertanyakan bagaimana reaksi KPI Pusat jika ada sinetron dengan cerita pendeta atau biksu yang jahat, antagonis dan bodoh.  Menurut Eka, ketika KPI bisa menghentikan program walisongo di Indosiar karena masyarakat Hindu Bali protes dengan karakter jahatnya dari orang hindu, maka KPI juga harus menegur Trans7 dan Ustadz Photocopy di SCTV. “Komisi Penyiaran Indonesia sangat cepat memproses protes dari kaum minoritas. Giliran ummat Islam di-down grade, lama bertindak. Paradigma tayangan SARA harus segera diganti, semoga KPI segera menindaklanjutinya,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Komisioner KPI, Idy Muzayyad mengaku telah menyampaikan teguran kepada televise terkait dan  meminta kepada lembaga penyiaran untuk tidak menayangkan isi siaran yang berisi serangan dan upaya menyalahkan suatu amalan dan pandangan keagamaan tertentu dalam Islam. “Media penyiaran tidak boleh mempertentangkan hal semacam itu di ruang publik media, apalagi melakukan penghakiman, karena dapat menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan,” ungkapnya.

Idy menjelaskan, dalam setiap agama dan keyakinan seringkali terdapat perbedaan pandangan yang bersifat khilafiyyah dan tidak bisa dipaksakan dan saling menyalahkan. Justru sebaliknya perlu ditekankan sikap saling menghormati dan memahami pandangan keagamaan masing-masing.

Apalagi Indonesia ini merupakan bangsa dengan kebhinekaan yang tinggi, sehingga penyeragamaan merupakan hal yang tidak mungkin. Begitupun dengan pandangan keagamaan Islam, yang terdapat perbedaan untuk hal-hal yang bersifat cabang (furu’iyah) bukan pokok (ushuliah). ”Misalnya detail tatacara peribadatan. Tahlil, ziarah kubur, shalawat, tawassul, maulid merupakan bagian dari amalan riil umat Islam Indonesia, khususnya warga NU, sebagai akulturasi kebudayaan yang dibolehkan,” imbuhnya.

KPI, kata Idy jauh-jauh hari sudah mengantisipasi hal demikian dengan memunculkan pasal terkait pandangan keagaman ini dalam pasal 7 Pedoman Perilaku Penyiaran dan Stanar Program Siaran (P3SPS). Dalam pasal P3 disebutkan bahwa “Lembaga penyiaran tidak boleh menyajikan program yang merendahkan, mempertentangkan dan/atau melecehkan suku, agama, ras, dan antargolongan yang mencakup keberagaman budaya, usia, gender, dan/atau kehidupan sosial ekonomi”.

Sedang dalam  Standar Program Siaran (SPS) pasal 7 dinyatakan bahwa materi agama pada program siaran wajib memenuhi ketentuan “tidak berisi serangan, penghinaan dan/atau pelecehan terhadap pandangan dan keyakinan antar atau dalam agama tertentu serta menghargai etika hubungan antarumat beragama”.

Dalam SPS poin berikutnya menyebutkan keharusan media penyiaran untuk “menyajikan muatan yang berisi perbedaan pandangan/paham dalam agama tertentu secara berhati-hati, berimbang, tidak berpihak, dengan narasumber yang berkompeten, dan dapat dipertanggungjawabkan”.

Menanggapi aduan masyarakat dan berdasarkan pemantauan terhadap program Khazanah Islam Trans7, maka KPI akan mengambil langkah sesuai dengan UU Penyiaran, termasuk kemungkinan menjatuhkan sanksi kepada lembaga penyiaran yang bersangkutan. “Kita juga segera memanggil penanggung jawab program yang menayangkan siaran tersebut,” imbuh Idy.

Puluhan Tokoh-tokoh Perdamaian Dunia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Makassar - Puluhan tokoh-tokoh perdamaian dunia akan berkumpul di Makassar, Sulawesi Selatan untuk membahas isu global seperti konflik Rohingya Myanmar, konflik di Laut Cina Selatan serta potensi perang di Semenanjung Korea yang kini terus memanas dan mengancam perdamaian dunia.

"Dasar dari pertemuan ini adalah adanya beberapa konflik yang masih belum terselesaikan serta potensi perang di Semenangjung Korea yang kini terus memanas dan mengancam kestabilan kawasan serta perdamaian dunia," ujar Chairman Centrist Asia Pacific Democrats International (CAPDI), Jusuf Kalla didampingi Ketua Penyelenggara Erwin Aksa dalam pers rilis di Jakarta, Rabu.

Bukan cuma itu, beberapa isu lainnya yang akan dibahas yakni perubahan iklim global yang sudah mencapai pada tahap mengkhawatirkan. Pemanasan global dan iklim yang tidak menentu, makin membayangi kehidupan bumi saat ini dan ke depan.

Di latar belakangi dua situasi global tersebut, puluhan tokoh perdamaian dari negara-negara di kawasan Asia Pasific, berencana menggelar konferensi perdamaian dunia. Bertajuk "Second General Assembly of the Centrist Asia Pacific Democrats International (CAPDI)" yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan pada 20 - 21 Mei 2013.

Mantan Wakil Presiden itu mengaku jika CAPDI adalah organisasi yang beranggotakan pemimpin negara dan mantan pemimpin negara, tokoh masyarakat, kalangan eksekutif, legislatif dan akademisi terkemuka se-Asia Pacifik. Lebih dari 20 negara tergabung dalam CAPDI.

Konferensi kedua CAPDI mengambil tema "Mobilizing Governments, Political Parties and Civil Societies to Promote Peace and Reconciliation and to Fight Climate Change in Asia".

"Saat ini, CAPDI dipimpin oleh Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Indonesia. Jusuf Kalla menjabat Chairman CAPDI untuk kedua kalinya sejak Desember 2010. Jabatan Chairman CAPDI dipegang JK, saat masih menjabat Wakil Presiden Indonesia 2004-2009 dan Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali," kata Erwin Aksa.

Beberapa tokoh dunia yang dijadwalkan hadir dalam konferensi kedua CAPDI tersebut diantaranya Thaksin Shinawatra (mantan Perdana Menteri Thailand), Jose de Venecia (Mantan Ketua DPR Filipina lima kali periode).

Datuk Seri Dr. Muhammad Najib bin Tun Razak (Perdana Menteri Malaysia), Xanana Gusmao (Perdana Menteri Timor Leste), Fidel Ramos (mantan Presiden Filipina) dan Samdech Techo Hun Sen (Perdana Menteri Kamboja).

Nama-nama lain yang akan hadir adalah Madame Yingluck Shinawatra (Perdana Menteri Thailand), Jejomar Binay (Wakil Presiden Filipina), dan Aung San Suu Kyi (Pemenang Nobel Perdamaian dan liga demokrasi Myanmar). Dari luar Asia, dijadwalkan hadir Martti Ahtisaari (mantan Presiden Finlandia), Jose Manuel Barroso (Presiden Uni Eropa), dan sejumlah nama lain.

Menurut Ketua Penyelenggara Erwin Aksa, konferensi kedua CAPDI diharapkan akan mampu mendorong partisipasi aktif tokoh-tokoh dan partai politik di negara-negara Asia Pasific dalam hal resolusi konflik dan memerangi perubahan iklim global.

"Konferensi CAPDI membawa pesan dan menyerukan kepada seluruh negara di dunia untuk memastikan perdamaian dalam jangka panjang, keamanan, stabilitas dan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik," kata Erwin.

Makassar dipilih karena Indonesia dianggap banyak menginisiasi perdamaian. Penyelesaian konflik Aceh yang telah berlangsung puluhan tahun, dan sejumlah konflik lain termasuk konflik Rohingya, Myanmar, Perdamaian di Malino, dan lain-lain, menjadi patokan para tokoh negara lain dalam penyelesaian konflik. Selain itu, Indonesia banyak menjadi mediator penyelesaian konflik di negara-negara lain.

Erwin berharap dari konferensi kedua di Makassar bisa membawa hasil yang cukup signifikan bagi perdamaian, resolusi konflik, dan kampanye memerangi perubahan iklim global. Apalagi banyak tokoh penting akan hadir di sana.

Keuntungan Dan Kerugian

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

SYARIAT SHOLAT DAN HUKUM ALAM ( keuntungan dan kerugian )

Setiap peralihan waktu solat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang boleh diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam...

Solat Subuh...

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh... warna biru muda pada waktu Subuh mempunyai rahsia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi...

Jika kerap tertinggal waktu Subuhnya... lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki...
Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (serentak pada ruang dan masa)...

Bermulanya saja azan Subuh... tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum... tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud... jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi...

Solat Zohor...

Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha)... dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zohor... spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman...

Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan... jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya...

Solat Asar...

Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oren... iaitu masuknya waktu Asar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat... uterus... ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif...

Rahsia warna oren ialah kreativiti... orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitinya... tenaga pada waktu Asar ni amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kita...

Solat Maghrib...

Menjelang waktu Maghrib... alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah... ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red)... dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka resonan dengan alam...

Mereka yang sedang dalam perjalanan juga seelok-eloknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dahulu)... kerana banyak gangguan/interferens (pembelauan) berlaku pada waktu ini yang boleh mengelirukan mata kita...

Rahsia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan... pada frekuensi otot... saraf dan tulang...

Solat Isyak...

Apabila masuk waktu Isyak... alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fasa kegelapan... waktu Isyak ini menyimpan rahsia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak...

Mereka yang kerap ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan... alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebenarnya... inilah waktu tidur dalam Islam... tidur pada waktu ini dipanggil tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam kerehatan...

Qiamullail...

Selepas tengah malam... alam mula bersinar kembali dengan warna putih... merah jambu dan seterusnya ungu... di mana ianya bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal... pituitari... talamus dan hipotalamus...
Tubuh sepatutnya bangkit kembali pada waktu ini dan lalukan ibadah... dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.

Semua yang terdapat di alam ini adalah untuk manfaat kepada sekalian makhluk... jika mereka mengetahuinya...

SEMOGA BERMANFAAT

Jangan Menyekutukan Allah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Manusia menurut fitrah beragama tauhid

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui

Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

Yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. 


Mencari Persamaan Bukan Perbedaan

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Salam perkenalan dari saya untuk semua pembaca, saya terlebih dahulu mengucap syukur kepada Ilahi kerana diberi peluang oleh Allah Subhanahu Wataala untuk menyampaikan suara hati, opini, saran-saran saya, seorang rakyat Malaysia untuk tatapan saudara-mara saya di Indonesia, negara jiran kami.

Sebelum terlalu jauh, biarlah saya ceritakan mengenai hubungan peribadi saya dan betapa dekatnya perasaan saya dengan negara anda, Republik Indonesia. Saya mula menjejakkan kaki di bumi Indonesia pada 1992, iaitu 20 tahun yang lalu. Saat itu, saya baru berumur 21 tahun, mengelilingi separuh Sumatera dari Dumai-Pekanbaru-Bukittinggi-Padang-Sungai Penuh-Kerinci-Bengkulu-Palembang.

Pulang ke Malaysia, cerita saya mengenai kegembiraan menjejak kaki di Indonesia kepada teman-teman tidak habis-habis setelah berbulan-bulan. Setelah itu, saya juga sudah sering dan pernah ke Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Selain itu, pernah juga ke Medan dan Danau Toba bersama famili. Saya senang sekali dengan keindahan panorama di Indonesia, khususnya kawasan tanaman padi dan perkampungan di sana.

Mengesankan

Yang paling mengesankan buat saya ialah saat saya berada di Padang, Mukomuko dan Bengkulu untuk tugasan kerja berikutan gempa bumi di daerah itu pada 2007. Kejadian gempa pada waktu Magrib malam menyambut 1 Ramadan pada 21 September 2007 tidak mengorbankan banyak nyawa, hanya 23 orang, tetapi rumah-rumah dari jajaran Padang sehingga ke Bengkulu terutama yang di tepian pantai, habis ranap dan musnah.

Perjalanan dan tugas selama hampir 3 minggu pada bulan puasa di sana membuatkan saya benar-benar insaf akan kekuasaan Allah, dan ketabahan hati masyarakat yang ditimpa musibah itu. Dari tugasan itu, perusahaan saya di Kuala Lumpur dengan kerjasama sebuah bank terbesar di Malaysia, kami berjaya mengumpul hampir RM1.2 juta (Rp 3,8 miliiar) sumbangan atau derma daripada masyarakat Malaysia.

Hasilnya, kami menggunakan wang itu untuk membeli 11 ambulans dan sebuah lorry tanker air kepada 11 hospital di kabupaten dalam wilayah Bengkulu dan Sumatera Selatan. Saya sangat puas dapat membantu daerah yang sering terlibat gempa itu.

Terharu

Selain kunjungan ke tempat-tempat dilanda gempa itu, hati dan perasaan saya sangat terkesan dengan sambutan 2 pemerintah daerah (Pemda) dan 3 pemerintah kota (Pemko) di Sumatera Utara untuk rombongan Persatuan Halak Mandailing Malaysia pada 22 hingga 27 November 2012. Sambutan yang diberi masih segar di ingatan kami sampai detik ini, khususnya saya sebagai presiden organisasi itu. Kami tidak meminta disambut besar-besaran, tapi ternyata itulah yang kami terima. Sungguh mulia dan tulus ikhlas mereka di Pemda Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan serta Pemko Tanjungbalai, Asahan; Padang Sidimpuan; dan Medan.

Sebanyak 100 orang anggota rombongan yang merupakan rakyat Malaysia, warganegara yang sudah berketurunan hampir 200 tahun di Malaysia, sangat gembira menerima pelayanan yang sangat baik, ramah, mesra dan berkasih sayang dalam kunjungan silaturahim itu. Mereka pulang ke kampung mereka di Malaysia dengan 1001 cerita gembira dan keseronokan menjejakkan kaki ke bumi tanah leluhur mereka di Sumatera Utara.

Bersaudara

Sesungguhnya, kita ini sama ada yang lahir di Malaysia atau di Indonesia, asal sahaja dari suku Mandailing, Jawa, Bugis, Minang dan lain-lain dari rumpun yang sama, hakikatnya adalah bersaudara. Mungkin ramai yang tidak tahu bahawa walaupun majoriti masyarakat di Malaysia itu disebut sebagai Melayu dan di MyKad (KTP) ditulis Melayu, namun itu tidak bererti semuanya suku Melayu seperti Melayu Riau, Melayu Deli atau Melayu Pesisir di Indonesia.

Di Malaysia, suku-suku serumpun sama ada Mandailing, Jawa, Bugis, Minang, Banjar dan lain-lain yang berhijrah ke Tanah Melayu sejak 1800 atau sebelumnya, semua disebut secara rasmi sebagai Melayu. Makanya, sebab itu saya kuat mengatakan bahawa mahu tidak mahu, kita adalah bersaudara.

Yang membezakan kita hanyalah negara, kerana dulu iaitu lebih 200 tahun lalu tidak ada negara Malaysia atau Indonesia, kita telah dipisah-pisahkan oleh penjajah sama ada Belanda atau British. Jika tidak, boleh jadi mungkin kita kini dalam satu negara. Ya, boleh jadi, kan?

Di Malaysia, orang Mandailing berbangga dengan bahasa, budaya dan makanan tradisi suku itu, yang masih dipertahankan sehingga kini, begitu juga orang Jawa, Minang, Bugis dan lainnya. Jangan terkejut kalau datang ke Malaysia, terlalu banyak nama-nama kampungnya yang dibuka ratusan tahun lalu, sama dengan nama-nama tempat di Indonesia.

Sebetulnya, saya melihat bahawa kita memiliki terlalu banyak persamaan, yang mana kalau kita ambil persamaan itu sebagai kekuatan, kita di dua negara ini boleh menjadi negara sahabat, negara berjiran atau tetangga yang sangat kuat, akrab dan maju bersama. Saya sentiasa percaya, mencari persamaan itu lebih baik daripada memperbesarkan perbedaan.

Silaturahim

Banyak lagi cerita-cerita yang boleh dikongsi dengan para pembaca di Indonesia. Namun, saya memulakan kolom ini dengan cerita-cerita di atas, supaya kita memulakan era baru persahabatan dan memperkukuhkan hubungan yang sudah sedia terjalin antara kedua-dua negara. Sesungguhnya, kita saling bersaudara, saling memerlukan dan saling memiliki pengertian kepada betapa mustahak atau pentingnya silaturahim sesama kita.

Untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat dan saudara-mara di Indonesia, tidak mungkin saya menukar status warganegara saya kepada warga Indonesia, kerana saya sememangnya rakyat atau warga Malaysia, lahir di Malaysia. Ayah dan ibu saya, datuk dan moyang saya juga lahir di Malaysia. Saya adalah generasi ke-4 di Malaysia. Anak-anak saya pula generasi ke-5. Tetapi menjadi rakyat Malaysia, tidak menghalang saya dan keluarga saya untuk meneruskan hubungan silaturahim dengan saudara-mara saya di Indonesia. Malah dalam kunjungan ke Sumatera Utara pada November lalu, isteri dan semua 8 anak saya juga ikut serta rombongan dengan harapan mereka berbangga menjadi orang Mandailing saat mereka menjejak kaki di sana.

Saya fikir dan saya percaya, majoriti masyarakat Malaysia dari suku serumpun berkongsi pandangan dengan saya. Hubungan silaturahim jika dijalin dan diperkuat, tidak terlalu mahal harganya. Tetapi jika silaturahim dilupakan, harganya terlalu mahal untuk memperbetulkannya nanti. Ketemu lagi. Salam silaturahim. Horas, horas, horas. 

Penulis adalah jurnalis senior Malaysia yang juga Presiden Persatuan Halak Mandailing Malaysia dan tinggal di Kuala Lumpur.

Dzikir Pagi dan Petang

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Terdapat banyak pendapat , catatan , riwayat , dan atau tuntunan tentang Bacaan Doa & Zikir yang semestinya dilakukan oleh seseorang Di Waktu Pagi Dan Sore, hal ini didasarkan atas perintah Allah Subhanahu Wata'ala didalam Al Quran , Sunnah Rasulullah yang disampaikan oleh banyak perawi hadits serta ijma' para ulama' salaf. (lihat disini untuk dzikir Asmaul husna)


Berikut adalah beberapa Dalil-dalil yang mensyari’atkan untuk berdzikir pagi dan petang dari al-Qur’an

Allåh berfirman:

إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا . لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

(al-Fath: 8-9)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا . وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang

(al-Ahzab: 41-42)

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ

dan bertasbihlah sambil memuji Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya).

(Qaaf: 39)

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَىٰ

Dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang

(Thaa-Haa: 130)

وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

“…Dan sebutlah (nama) Rabbmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.

(Aal-i-Imraan: 41)

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Dan sebutlah nama Rabbmu pada (waktu) pagi dan petang.

(al-Insan: 25)

أَنْ سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيًّا

…hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang.

(Maryam: 11)

وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ وَلَا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِينَ

Dan sebutlah (nama) Rabbmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.

(Al-A’raaf: 205)

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu shubuh

(ar-Ruum: 17)

. فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَنْ تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ . رِجَالٌ لَا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ۙ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ

Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan shalat, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.

(an-Nuur: 36-37)

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabbmu pada waktu petang dan pagi

(Ghaafir: 55)

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru (berdoa kepada) Rabbnya di pagi dan petang hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.

(Al-Kahf: 28)

Allah Raja Segala Raja

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Semua apa yang ada dilangit dan dibumi berada dalam kekuasaan Nya , tidak ada satu makhlukpun melainkan Dia yang memegang ubun - ubunnya, kepunyaan-Nya-lah kerajaan / kekuasaan baik dilangit dan bumi dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan. Allah Subhanahu Wata'ala Dialah Raja Segala Raja, Bila kemudian di bumi ini ada seseorang yang berani mengatakan bahwa dia adalah Raja Segala Raja seluruh makhluk langit dan bumi maka sudah dipastikan bahwa dia adalah iblis.

Namun Demikian kendati kekuasaan seluruh hamba berada di bawah kekuasaan Tuhan dan tidak seorang pun yang dapat melakukan sebuah perbuatan tanpa seizin-Nya, Tuhan mendelegasikan kebebasan dan ikhtiar-Nya kepada para hamba-Nya sehingga mereka diuji dan diberikan pengetahuan dan anugerah lainnya untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik, guna untuk mengarahkan manusia yang lain agar lebih baik, karena itu kita tidak dapat menyandarkan perbuatan buruk manusia kepada Tuhan.

Pada dasarnya, menyandarkan adanya perbuatan ikhtiari manusia terhadap Tuhan tidak bertentangan dengan penyandarannya kepada manusia itu sendiri, karena penyandaran-penyandaran ini berada pada tataran vertikal dan bukan horizontal sehingga harus saling berhadap-hadapan satu dengan yang lain. Menarik untuk diketahui bahwa seluruh manusia secara normal hanya pada situasi-situasi tatkala ia mengerjakan perbuatan buruk telah terjerembab dalam aliran Determinisme dan menyandarkan perbuatan tersebut kepada Tuhan.

Akan tetapi tatkala ia mengerjakan perbuatan baik maka ia memandangnya sebagai kehormatan baginya, sebagai contoh, para penguasa dan panglima. Mereka sangat jarang memandang pembangunan negeri dan pemerataan pembangunan sebagai bersumber dari paksaan (jabr) Tuhan. Giliran membunuh masyarakat tak-berdosa kemudian mereka klaim dan justifikasi hal itu sebagai manifestasi paham Determinisme.


Para penguasa tiran dan juga para pendosa lainnya menjustifikasi perbuatan-perbuatan tiran aniaya dan tindakan melanggar syariat mereka senantiasa bersandar pada akidah semacam ini bahwa kita hanyalah media bagi Tuhan dan tidak memiliki ikhtiar bagi diri kita sendiri. Melalui jalan ini mereka berada pada tataran menampakkan diri mereka sebagai suci di hadapan pelbagai perbuatan dosa dan kesalahan mereka dan memandang Tuhan yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut.


Harus diketahui bahwa Tuhan menganugerahkan ikhtiar dan kebebasan kepada manusia untuk memilih dua jalan yakni ketakwaan dan kefasikan. Dan pada kebanyakan perkara amal usaha manusia berdasarkan mekanisme kausalitas dan hukum sebab-akibat , dimana bagi mereka yang berbuat baik maka akan dibalas pula dengan kebaikan dan bagi mereka yang berbuat kejahatan maka tidak akan dibalas pula melainkan setimpal dengan perbuatan yang telah mereka lakukan.

Dia akan memberi ampun kepada siapa yang dikehendaki Nya dan akan mengazab siapa yang dikehendaki Nya. disinilah Kekuasan Allah Sebagai Raja Segala Raja bahwa dialah yang paling berkuasa terhadap para hamba - hamba Nya.

Di Mana Menemukan Tuhan ?

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

" Ratusan Juta " Adalah Sebuah Angka Menakjubkan yang akan kita dapatkan ketika kita mencari tahu berapa banyak orang di Internet yang ingin mencari Tuhan , Dimana Tuhan , Dimana Saya Menemukan Tuhan , Bagaimana Saya Menemukan Tuhan dan sebagainya, khususnya jika kata itu dicari dengan bahasa inggris.

Banyak orang berpikir "Bagaimana saya bisa menemukan tempat di mana saya bisa mengenal tuhan dan segala sesuatu tentang tuhan....?"

Mungkin angka tersebut tidak sebanding dengan mereka yang tidak mau perduli atau sudah merasa yakin dengan keberadaan tuhan karena angkanya mencapai Milyaran. 

Khusus untuk umat islam yang percaya bahwa Allah Subhanahu Wata'ala adalah satu - satunya Tuhan yang berhaq disembah dan tidak ada Ilah selain Nya, dan atau agama lain yang mengajarkan atau memberikan pengetahuan akan tuhan dan sifat - sifat Nya kepada mereka hal ini kemudian tidaklah menjadi sebuah permasalahan.

Namun bagaimana dengan mereka yang tidak mengenal Tuhan ...? Tidak mempunyai tuhan ...? Tidak percaya tuhan dan kemudian ingin sekali mengenal tuhan (sang pencipta mereka) yang memiliki keagungan dan kekuasaan yang tidak terbatas. Raja Segala Raja Pemilik Kebesaran dan Kemulyaan yang ditangan Nyalah segala kekuasaan baik didunia maupun di Akherat. 


Wallahu A'lam

Cara Mandi Wajib Atau Mandi Junub

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dalam bahasa Indonesia, mandi bisa berarti  mencuci tubuh dengan air baik dengan cara mengguyurkan badan dengan air maupun mencelupkan sekujur tubuh kedalam air (sungai, danau, telaga, laut, kolam, bak dan sebagainya) 2). penuh dengan sesuatu; berlumuran dengan sesuatu (darah, keringat, minyak, dsb.); 3). bergelimang dalam sesuatu (harta, kemewahan, kesenangan).

Jenis-jenis mandi

  1. Mandi dengan gayung yang digunakan untuk menyiram air ke badan atau mengambil air dari bak air atau ember
  2. Mandi di bawah pancuran (dus atau shower) yang memancarkan air
  3. Mandi dengan berendam di dalam bak mandi yang sudah diisi dengan air.
  4. Mandi bersama atau berendam air panas di tempat pemandian umum
  5. Mandi sambil berenang
  6. Mandi uap (sauna)
  7. Mandi untuk dekontaminasi
  8. Mandi susu
  9. Mandi matahari (sunbathing) dengan menjemur tubuh di bawah sinar matahari agar kulit berwarna kecoklatan.

Alasan mandi

Selain untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, alasan lain yang menyebabkan manusia harus mandi atau ingin mandi :

Agama : Karena Hadats, najis ,  baptisan dan sebagainya
Terapi : hidroterapi, penyembuhan, dan relaksasi
Rekreasi
Dekontaminasi dari bahaya kimia, bahaya hayati, dan bahaya nuklir
Perayaan atau ritual tradisional

Adapun Tata Cara Mandi Wajib Mandi Junub Bisa dibaca lebih lanjut disini

Bersegera Memohon Ampunan

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Berlomba-lombalah kamu kepada mendapatkan ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

Kami jelaskan yang demikian itu (yang dimaksud adalah keterangan ayat diatas)

Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap

orang yang sombong lagi membanggakan diri,

yaitu orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling dari perintah-perintah Allah maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Konflik Agama Di Indonesia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dimanapun tempatnya didunia ini konflik , Pertikaian , Peperangan dan atau Sengketa atas nama Agama selalu menjadi sorotan utama dan tidak akan pernah ada habisnya sampai hari kiamat, setiap kali Allah Subhanahu Wata'ala meredam hal tersebut kembali Pertikaian , Sengketa , Peperangan terjadi sebagaimana dijelaskan didalam Kitab Nya hal yang demikian adalah karena mereka lalai akan setiap ayat - ayat Nya. 

Di Indonesia khususnya Agama semestinya memegang peranan yang penting dalam rangka untuk menjaga kehidupan bermasyarakat sebagaimana hal ini dinyatakan didalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila bahwa warga negara Ber “KeTuhanan Yang Maha Esa” dengan tidak membeda - bedakan ajaran agama masing - masing dan saling menghormati kebebasan sebagaimana hal ini dijelaskan dalam kitab Nya. 

Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa "tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya" dan "menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya". Pemerintah, bagaimanapun, secara resmi hanya mengakui enam agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. 

Dengan banyaknya agama maupun aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali tidak terelakkan. Lebih dari itu, kepemimpinan politis Indonesia memainkan peranan penting dalam hubungan antar kelompok maupun golongan. 

Agama merupakan panduan moralitas manusia dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari untuk menemukan keserasian , keselarasan , kebersamaan , keselamatan dan keamanan, sebagaimana tujuan utama dari diturunkannya ajaran agama oleh Allah Subhanahu Wata'ala kepada manusia melalui perantaraan para Nabi dan Rasul Nya.

Lantas Kenapa Konflik harus terjadi dan seolah tidak dapat dihentikan .......? mari kita buka kitab Nya.

Perselisihan Antar Manusia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Perselisihan dan atau konflik antar umat seagama , konflik antar umat beragama , konflik antar umat beragama dengan pemerintah , konflik antar suku , dan berbagai macam jenis perselisihan lainnya sejatinya telah sejak dahulu ada dan sebagaimana dijelaskan didalam kitab - kitab Nya hal tersebut adalah merupakan salah satu diantara sekian banyak ketetapan dari Nya. 

Berbagai peristiwa yang terjadi diberbagai belahan dunia akhir akhir ini baik Konflik Antara Agama Islam Dan Kristen , Konflik Antara Umat Beragama dengan Kebijakan Pemerintah , dan konflik lainnya sejak dahulu telah sudah ditulis dan ditentukan oleh Allah Subhanahu Wata'ala bahkan sebelum langit dan bumi serta manusia diciptakan dan ditulis didalam sebuah kitab yang daripadanya para Nabi , Rasul , Orang Shaleh kemudian dapat belajar , mengerti , memahami , kemudian meyakini bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala Maha Kuasa atas tiap - tiap sesuatu.

Dalam pada itu kemudian hendaknyalah mereka orang - orang yang Beriman pada Allah Subhanahu Wata'ala kemudian belajar dan mengajarkan atau mengingatkan kepada orang lain perihal tentang kehidupan dunia dan isinya serta kejadian yang ada didalamnya adalah hanya sekedar senda gurau dan permainan serta sesuatu hal yang melalaikan.

Padahal sejatinya kehidupan kita saat ini hanyalah persinggahan sementara bagi setiap orang untuk kemudian mencari bekal dan atau menjalaninya dengan sebaik - baiknya agar supaya dapat kembali kehadirat Nya dengan tenang.

Berbagai konflik yang ada di belahan dunia saat ini , pun demikian konflik yang ada di indonesia hendaknyalah dijadikan sebagai suatu pelajaran bagi mereka yang kembali kepada Allah Subhanahu Wata'ala dan Konflik antara umat beragama hendaknyalah segera dijadikan sebagai satu diantara sekian banyak masalah yang harus segera diselesaikan.

Tidak dapat dipungkiri sekarang ini dunia sedang berharap agar supaya perdamaian terjalin dan perpecahan yang terjadi karena berbagai masalah baik sosial , agama , budaya dan lainnya dapat diminimalisirkan, bahkan disudahi.

Teman Adalah Karunia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kecenderungan untuk berteman. Islam menganjurkan untuk menjalin pertemanan dengan baik. Pertemanan yang di dalamnya saling menasihati untuk menetapi kebenaran dan kesabaran. Islam juga mengingatkan penganutnya agar berhati-hati dalam memilih teman. Sayidina Ali RA pernah berkata, "Kalau kalian ingin melihat kepribadian seseorang, lihatlah bagaimana teman-temannya." Rasulullah juga mengingatkan, "Seseorang itu dipengaruhi oleh agama teman-temannya. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dengan siapa kita bergaul."

Ali Zaenal Abidin berkata kepada putranya, "Wahai anakku, berhati-hatilah terhadap lima kelompok. Jangan berteman dan jangan berbicara kepada mereka, serta jangan menjadikannya teman dalam perjalanan." Lalu putranya bertanya tentang lima kelompok itu.

Sang ayah pun menjawab, "Pertama, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang berkata dusta. Dia bagaikan bayangan yang mendekatkan engkau dari sesuatu yang jauh dan menjauhkan engkau dari hal yang dekat. Kedua, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang fasik, sebab dia akan menjualmu seharga butiran atau lebih rendah dari itu."

"Ketiga, berhati-hatilah engkau dan jangan bergaul dengan orang kikir, sebab dia akan menjauhkanmu dari hartanya ketika engkau memerlukannya. Keempat, berhati-hatilah engkau dan jangan bergaul dengan orang yang dungu, sebab dia ingin mendapat manfaat darimu, tetapi mencelakakanmu. Kelima, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang tidak memperhatikan kerabatnya, sebab aku mendapatkannya sebagai orang yang dilaknat Alquran dalam tiga tempat (ayat)."

Nasihat itu menunjukkan bahwa pertemanan sejati dapat dijalin dengan kejujuran, ketaatan beragama, kedermawanan, kemauan belajar, dan silaturahim. Kejujuran dapat menunjukkan dan menerima kebenaran. Kedermawanan dapat mendekatkan hubungan antarmanusia. Kemauan belajar dapat membuat orang saling memahami dan menghargai. Sedangkan, silaturahim dapat menjalin persaudaraan, umur panjang, dan kelimpahan rezeki.

Dalam pandangan Islam, teman juga dapat berupa perilaku atau amal. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan mencari dan membinanya. Iman dan amal saleh dalam pandangan Islam dapat menolong dan menyelamatkan seseorang dari kehinaan.

Sayidina Ali berkata, "Sesungguhnya, ada tiga jenis teman bagi seorang Muslim. Pertama, teman yang berkata, 'Aku bersamamu di kala engkau hidup atau pun mati,' dan inilah amalnya. Kedua, teman yang berkata, 'Aku bersamamu hanya sampai kuburanmu, kemudian meninggalkanmu,' Inilah anaknya."

"Ketiga, teman yang berkata, 'Aku bersamamu hingga engkau mati,' inilah kekayaannya yang akan menjadi milik ahli waris ketika dia meninggal." Amal salehlah yang dapat menolong seseorang tatkala menghadapi pengadilan Tuhan dan tatkala tiada seorang pun sebagai penolong." Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memperhatikan etika pertemanan dan berusaha menjadi teman yang sejati.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sholat Do'a dan Dzikir - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger